Sebagai orang tua pasti mendambakan anak yang sehat, cerdas dan penuh keceriaan. Tetapi tidak sedikit kenyataan yang dihadapi orang tua, anak-anak sulit makan, tubuh lemas, tidak bergairah, rewel dan sering sakit-sakitan.
Apa yang harus dilakuan orang tua agar anak mereka bisa selalu sehat dan berstamina kuat ? Solusinya, cukup klasik sebenarnya : jaga asupan nutrisi gizi anak, dan terus melakukan pola hidup sehat sekeluarga.
Termasuk sudah benarkah selama ini orang tua mempersepsikan anak yang sehat. Apakah anak sehat itu yang gemuk ? Atau solusi praktisnya, tinggal berikan saja multivitamin anak.
Dr. Arief Munandar, medical consultant K-link Indonesia dalam diskusi santai di aula luar ruang Resto Pentadio Resort Kabupaten Gorontalo, bersama para orang tua dan tenaga pendidik, PAUD,TK,SD se-Provinsi Gorontalo (07/12/2017).
Beliau banyak memberikan pencerahan kepada peserta tentang hal-hal yang mempengaruhi kesehatan dan kecerdasan anak, ini sangat berkaitan dengan pola prilaku dan pola didik orang tua yang secara tidak langsung mempengaruhi prilaku dan gizi anak.
“ Ya, kita mafhum dengan kemajuan teknologi gadjet sangat mempengaruhi gaya hidup. Saat anak rewel, banyak orang tua yang memberikan gadget agar anteng. Akibatnya anak jadi ketergantungan gadget. Jika berlebihan, tentu tidak baik bagi perkembangan anak,” papar dr.Arief .
Perkembangan psikomotorik terganggu, anak-anak jadi enggan bersosialisasi, lebih senang dengan gadget di dalam rumah. Tubuhnya juga bisa kurang sehat, karena kurang bergerak dan terpapar sinar matahari.
Selama ini disadari atau tidak, menurut dr Arief, tidak sedikit orang tua yang salah kaprah terhadap pengertian sehat.
Anak yang gemuk itu adalah cerminan anak sehat. Ini diamini loh oleh sebagian besar masyarakat kita. Banggalah orang tua dengan penampakan anak-anak mereka yang berbobot lebih. Padahal sesungguhnya anak sedang mengalami obesitas, yang bisa disebabkan oleh kandungan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh anak, tidak diimbangi dengan aktivitas luar ruang yang cukup, kurang bergerak. Atau ada nutrisi yang berlebih, seperti kebanyakan karbohidrat.
Yang kadang bikin miris lagi, anak-anak diminta makan sayur, tetapi orang tuanya malah tidak suka sayur.. Ayoo..siapa yang tidak suka sayur di sini ? tanya balik dr Arief. Peserta seminar yang kebanyakan kalangan ibu-ibu ini tampak malu-malu ditanya balik.
Dr. Arief juga mengedukasi para orang tua dalam mengolah makanan. Mengolah ikan misalnya, tidak bisa sembarangan.
Ikan mengandung protein yang tinggi dan lemak tak jenuh ganda atau Omega 3. Agar kandungan gizi tersebut tidak hilang dan tetap terjaga, dr Arief menyarankan ikan diolah dengan cara dikukus atau dibakar. Minimalisasikan menggoreng.
😤
Multivitamin hanya menjadi sumber gizi tambahan saja. Tetap yang lebih penting adalah nutrisi yang berasal dari bahan alami seperti sayuran, buah-buahan, protein hewani dan nabati lainnya. Tapi ya itu, kita harus pandai mengolahnya sehingga kandungan gizi di dalamnya tidak rusak. Sambil terus belajar mengolah, pertumbuhan anak harus dijaga maksimal.
K-Kids Omega bisa menjadi pilihan untuk mutivitamin tambahan berbentuk kapsul berwarna merah. Cukup menarik untuk anak-anak. Terlebih ada aroma permennya.
Yang harus diingat sekali lagi, K-Kids Omega bukan obat . Bisa dikonsumsi anak, mulai dari usia 1 tahun hingga 12 tahun dengan dosis berbeda. Usia 1-6 tahun, dikonsumsi 1 kapsul per hari, sedangkan usia 6-12 tahun, dua kapsul per hari. Bagi anak yang bisa menelan, bisa langsung ditelan. Tetapi bagi yang tidak bisa, kapsul yang lembut ini bisa diteteskan atau dicampur ke dalam makanan/susu.
K-Kids merupakan nutrisi lengkap yang seimbang dengan kandungan cod liver oil, omega 3, Vitamin A dan Vitamin D di dalamnya. Diformulasikan sebagai makanan tambahan untuk menunjang tumbuh kembang anak, membantu menjaga kesehatan tulang dan membantu proses pertumbuhan serta perkembangan sel otak dan syaraf pada anak.
Manfaat :
![]() |
| Leny siswi SDIT BIC Kota Pasuruan |
- Merangsang pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak dan saraf.
- Membantu penyerapan kalsium untuk kesehatan tulang dan gigi.
- Meningkatkan perkembangan fungsi penglihatan.
- Memenuhi kebutuhan kecukupan vitamin A dan D.
- Membantu menunjang pertumbuhan sel-sel tubuh, tulang, rambut, kulit, otot dan darah.
- Meningkatkan daya tahan tubuh anak dan kemampuan pemulihan terhadap penyakit.
Cod Liver Oil 100mg
Omega-3 (DHA 40%) 200mg
Vitamin D 200IU
Vitamin A 1000IU
Karakteristik Tumbuh Kembang Pada Anak :
Usia 2-6 tahun : Masa Pertumbuhan & PerkembanganMasa Emas : Otak berkembang pesat & terbuka terhadap rangsangan
Pertumbuhan tubuh masih cepat, otot & tulang sedang berkembang, terbentuk dan menguat
Masa Kritis : Jika tumbuh kembang anak terganggu maka anak akan kehilangan kesempatan terbaiknya untuk tumbuh dan berkembang.
Usia 6 – 12 tahun : Masa Pertumbuhan
Berat badan bertambah ± 3,5 kg/tahun
Tinggi badan 5-7 cm/tahun, usia 12 tahun mendekati 90% tinggi badan orang dewasa
Sistem syaraf & sistem pencernaan semakin matang
Petunjuk Pemakaian : Dapat diminum langsung, diteteskan atau dicampur dengan susu/makanan.
1-6 tahun : 1 kali sehari 1 kapsul lunak.
6-12 tahun : 2 kali sehari 1 kapsul lunak.
Isi : Setiap 1 botol berisi 30 kapsul lunak @ 350g
No Registrasi : POM SD. 111 341 201








0 komentar:
Posting Komentar